RSS

The Joy of Soy [Bagian I – Sejarah Kedelai]

02 May

Kedelai, awas, jangan salah penyebutan dengan Keledai. Kedelai adalah tumbuhan, sedangkan Keledai adalah hewan. Tanaman kedelai berasal dari China, dibudidayakan sejak abad ke-sebelas sebelum masehi. Kaisar China saat itu, Sheng-Nung, menasbihkan kedelai sebagai satu dari lima tanaman suci (keempat tanaman yang lain adalah beras, gandum, milet, dan jelai.). Selain sebagai bahan makanan, kedelai pun dijadikan campuran obat pada masa itu karena khasiatnya yang luar biasa. Di China kuno, kedelai disebut dengan dàdòu (大豆) yang secara harfiah berarti ‘kacang besar’.

kedelai dalam manuskrip cina kuno

Kedelai mulai tersebar ke luar China pada abad ke-tujuh, dimana negara-negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Myanmar, Filipina, Vitnam dan Thailand mulai membudidayakannya. Barulah pada abad ke-delapanbelas, para pedagang dari Eropa mulai membawa biji-bijian kedelai untuk ditanam di benua mereka, dan berhasil! Lalu pada abad ke-sembilanbelas, kedelai sudah bisa ditemukan di kelima benua yang ada di dunia. Sekarang ini sudah banyak ditemukan pertanian modern yang menanam kedelai karena tingginya permintaan pasar dunia akan kedelai.

Sumber: http://kon.tl/1831 , http://kon.tl/1832

Next: The Joy of Soy [Bagian II – Khasiat Kedelai]

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 05/02/2011 in Uncategorized

 

Tags: , ,

One response to “The Joy of Soy [Bagian I – Sejarah Kedelai]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: