RSS

Bulan Ceria dalam #30HariLagukuBercerita

04 Oct

Suatu hari di musim putus pada bulan Agustus. Seorang pemuda sedang dirundung mendung karena merasa hidupnya sedang kurang beruntung. Lalu datanglah malaikat penyelamat yang hadir dalam sosok seorang sahabat. Mengajak pemuda itu menjadi seorang tukang pos agar jiwanya tidak kian keropos.

Sebut saja namanya, Bosse. Sosok misterius yang tidak mau dipublikasikan nama, jenis kelamin, usia, maupun orientasi seksualnya. Bosse menggiring si pemuda untuk berkumpul dalam sebuah Kantor Pos yang tidak begitu besar, namun menyimpan energi cinta sampai ke akar.

Pelan dan sedikit segan, pemuda itu menemui orang-orang yang ada di dalam Kantor Pos itu, mereka adalah

seorang pria yang mengenakan jas sementara asap rokok tak henti mengepul dari mulut lebarnya, dan seorang perempuan berkemeja flanel merah sedang berdiri menyandar di kotak pos.

Wajah mereka tampak familiar bagi si pemuda, maka ia tak segan melempar senyum ke mereka.

Lalu pandangan pemuda itu beralih ke meja yang terletak di ruangan, ada empat sosok di situ, yaitu

seorang wanita bertanduk mengenakan rok panjang hobinya menendang kaleng, seorang cewek yang sedikit brutal membawa sepasang senjata api, seorang gadis vokalis kemana-mana selalu membawa mikrofon, dan sebutir (iya sebutir!) tomat segar yang membawa tas berisi surat yang menumpuk.

Di balik keunikan mereka yang mengintimidasi, ternyata mereka ramah sekali. Si wanita bertanduk bahkan mempersilakan si pemuda duduk di kursi sampingnya.

Ternyata di pojok ruangan ada tiga wujud yang malu-malu dan sedikit tegang,

seorang perawan ceria menyandang tas berisu tumpukan surat seperti milik si tomat, seorang lelaki sporty tak henti-hentinya juggling bola dengan lincah, dan sesosok makhluk absurd berupa sebatang korek api dari kayu.

Mereka bertiga tersenyum lebar kala beradu pandang dengan si pemuda.

Ke-absurd-an ruangan itu tak terhenti sampai di situ. Ada sosok berbentuk pena, memegang pena, dan menaiki awan. Ia menghampiri si pemuda dan memberikan seragam berwarna merah muda, serta selempang bertuliskan daerah tempat asal si pemuda.

“Mari kita berfoto bersama!” kata sosok berbentuk pena. Semua yang ada di ruangan itu langsung menempati posisi masing-masing.

JEPRET!!!

****

“Untuk misi kali ini, tugas kalian adalah menyebarkan kisah yang diangkat dari sebuah lagu.” mendadak suara terdengar dari langit-langit ruangan, suara Bosse. “Kalian akan dibagi dalam berbagai kelompok, dengan tugas masing-masing yang berbeda.” Nama misi ini #30HariLagukuBercerita.

Si pemuda digabungkan satu tim bersama wanita bertanduk, tugasnya menyebarkan tulisan-tulisan dari orang-orang dengan nama yang diawali dari huruf K, L, M, N, dan O. K – O. Knock Out!

Beberapa orang mengganti namanya, hanya agar ceritanya bisa disebarkan oleh si pemuda.

Tak pernah disangka oleh si pemuda, tiba-tiba banyak orang-orang mengerubutinya setiap tiga hari sekali, mereka membawa cerita-cerita luar biasa! Dengan tekun si pemuda mendengarkan satu persatu kisah mereka, sesekali ia memberikan komentar setelah mendengarkannya.

Ada beberapa kisah yang berkesan untuk si pemuda,

Insomnia – kisah kerinduan pasangan yang terpisah oleh jarak. Leaving on A Jet Plane – sebuah kisah perpisahan dengan rasa terpendam. Invitation to Seoul – ini kisah yang dipesan oleh si pemuda, diceritakan dengan manis oleh seorang gadis korea. Menjadi Diri Sendiri – tulisan yang bisa dijadikan kontemplasi. Kriminalitas Bersetubuh – kisah thriller yang sungguh sangat luar biasa!

Si pemuda pun beberapa kali menceritakan kisahnya pada cewek yang sedikit brutal, lalu mengumpulkannya dalam sebuah tempat bernama bandarawan.

Selain mendapatkan kisah-kisah luar biasa, si pemuda juga menjalin pertemanan dengan mereka. Ternyata ajakan sederhana dari sang sahabat, bisa mengubah kehidupan si pemuda yang tadinya kelabu pucat menjadi penuh warna pekat.

Tak ada kata lain yang bisa terucap selain terima kasih yang tulus dari hati si pemuda kepada seluruh tukang pos dan peserta #30HariLagukuBercerita, karena berkat merekalah bulan September si pemuda benar-benar menjadi September yang ceria.

Di ujung kemarau panjang
Yang gersang dan menyakitkan
Kau datang menghantar kesejukan

Kau beri udara bagi nafasku
Kau beri warna bagi kelabu jiwaku

September ceria
September ceria
milik kita bersama…

Sampai bertemu lagi!!

Advertisements
 
4 Comments

Posted by on 10/04/2012 in Uncategorized

 

4 responses to “Bulan Ceria dalam #30HariLagukuBercerita

  1. archilia

    10/04/2012 at 11:44

    ooo agustus itu musim putus.. pantes… *korban putus di bulan agustus*

     
    • gembrit

      10/04/2012 at 11:48

      Selamat! Anda memberikan komentar ke-100 untuk blog ini! 😀

       
  2. maretha

    10/04/2012 at 12:18

    Tukang pos akuuuhhh ~~~(o^3^)o
    *peyuk*
    *uyel-uyel*

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: