RSS

Merah Sang Ciptarasa

24 Jan

Terletak di komplek Keraton Kasepuhan, masjid ini didominasi warna merah bata pada interior dan eksterior bangunannya. Orang-orang sering keliru menyebut masjid ini dengan sebutan “masjid merah”, padahal masjid merah yang sebenarnya itu berada kurang lebih 1 km dari masjid ini, tepatnya di daerah Panjunan, Kota Cirebon.

Yang unik dari masjid ini adalah azannya. Alih-alih seorang bilal, kumandang azan di masjid ini dibawakan oleh tujuh bilal dengan nada yang berbeda, menimbulkan harmonisasi yang bikin merinding!

Sejarahnya kenapa yang azan sampe tujuh orang, konon dulu masjidnya ada yang kasih ajian menjangan wulung. Jadi setiap ada yang adzan, 40 hari kemudian pasti meninggal. Akhirnya Sunan Gunung Jati menggagas ide brilian dengan mengumpulkan tujuh pria tampan, rupawan, berakhlak baik, berbudi pekerti luhur, untuk bersama-sama mengumandangkan azan di masjid ini. Cara itu berhasil! Tapi selain ajiannya yang pergi, kubah masjid ini juga ikut terbang dan mendarat di Masjid Agung Banten. Itulah kenapa Masjid Agung Sang Ciptarasa ini tak berkubah, sementara MAsjid Agung Banten kubahnya dua.

Khotbahnya sendiri pake Bahasa Arab. Surat-suratnya standar Jumatan (rakaat pertama Al-A’la, rakaat kedua Al-Ghosiyah).

Info tambahan: ongkos semir sepatu 5000, parkir mobil 5000. – at Masjid Agung Sang Cipta Rasa

View on Path

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 01/24/2014 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: