RSS

Monthly Archives: November 2014

Golgota di Kuningan

Goa Maria

Goa Maria adalah salah satu objek wisata di Kuningan. Diakui oleh Vatikan sebagai salah satu destinasi ziarah bagi umat Katholik.
Sejarah masuknya Katholik ke desa Cigugur (tempat goa ini berada) adalah saat warga asli sini yang beragama Sunda Wiwitan harus memeluk satu dari lima agama yang diakui pemerintah Indonesia. Beberapa misionaris membangun sebuah gereja di sini dan menyebarkan agama Katholik. Sekarang 75% dari penduduknya memeluk Katholik.
Goa ini dibuat oleh misionaris-misionaris dan warga untuk menggambarkan proses penyaliban Yesus Kristus. Ada tiga belas titik di kawasan ini, pada tiap titiknya diberikan ilustrasi. Titik ke-12 merupakan titik puncak sebagai gambaran dari bukit Golgota, tempat Yesus disalib.
Setelah titik ke-13, adalah area untuk berdoa. Suasananya sangat tenang dan rimbun dengan center point patung Bunda Maria ini. Di samping kiri patung terdapat sumber mata air yang konon bisa memberi berkah.
Pada jalur pulang terdapat penjual berbagai macam souvenir. Saya membeli gelang dari biji-bijian yang dipercaya bisa menjaga kesehatan.
Untuk mengelilingi area ini diperlukan waktu sekitar 30 – 60 menit (tanpa berhenti-berhenti untuk berdoa).
#VisitCiayumajakuning2015 – at Goa Maria Sawer Rahmat Cisantana

View on Path

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 11/29/2014 in Uncategorized

 

Tags:

Vacation Fling

vacation \vā-ˈkā-shən\: a period of time that a person spends away from home, school, or business usually in order to relax or travel.

fling \ˈfliŋ\: a short period of time spent doing enjoyable and exciting things.

Jadi secara sederhana, vacation fling bisa diartikan sebagai hubungan (romantis) singkat yang terjadi saat liburan. Dua orang asing, bertemu di satu tempat yang asing, dan bersama-sama menjalin rasa di waktu yang singkat. Setelah liburan usai? Ya terserah pihak masing-masing, mau lanjut ya sukur, enggak ya (semoga hatinya) gapapa.

Vacation fling ini punya sisi baik (yang dahsyat) dan sisi buruk (yang tak kalah dahsyat). Kedua sisi ini seperti mata uang, habis mengecap baiknya, harus siap menerima buruknya.

Sisi baiknya adalah liburan jadi penuh warna dan sangat sangat berkesan. Yaa, kemana-mana berdua, lah, melewati momen-momen indah di tempat-tempat indah bersama, lah, and so on, and so on…

Sisi buruknya?? Hmmm… Gak bakal rela ini berakhir. Pas harus menerima kenyataan kalau liburan yang indah itu ga bisa selamanya dan harus kembali ke rutinitas sehari-hari, itu rasanya… Gitudeh. Seolah ada lubang menganga di hati. Efek post-vacation blues pun menjadi berlipat-lipat adanya, seolah-olah hidup menjadi tak berarti lagi.

Gak ada salahnya, sih, kalo mencari mengalami vacation fling ini. Yaaa, cuma seperti itu tadi, harus siap hatinya menghadapi efek buruk itu. Ada sebagian kasus vacation fling ini berhasil, dan mereka-mereka yang berhasil ini biasanya harus menjalani LDR, ga semua orang bisa LDR-an, kan? Nahan kangen itu malesin banget! Setuju?! Yang kasihan kalo vacation fling ini dialami sama penduduk lokal. Turis kan hilir mudik silih berganti pulang pergi mengaji~~, kalo gampang kebawa perasaan sama turis-turis itu, hatiya berlobang sana sini, deh.

Tips kalau terkena kegalauan akibat vacation fling? Positive thinking. If they into you, they will fight for you. If they just not that into you, terima nasib aja. Toh vacation fling itu bisa sangat berkesan karena suasana mendukung, tempat mendukung, dan (seolah) semesta mendukung. Susah deh kalo gak baper (bawa perasaan)!

Salah satu film yang mengisahkan tentang vacation fling ini adalah Lost in Translation, sedih kan nonton film itu? Tapi kalau Lady Antabellum bilang, “’cause I’d rather hurt than feel nothing at all~”. Tinggal pinter-pinternya menimbang, deh, apakah orang ini worth the pain after?

Satu hal yang bisa kamu bilang ke partner vacation fling-mu sebelum berpisah,

maybe you’re not gonna miss me, but surely you’re gonna miss our moments.

 

 

 
Leave a comment

Posted by on 11/20/2014 in Uncategorized

 

S for Smile

Smile is the most beautiful curve that you have.

Menurut ilmu faal, senyum adalah tertariknya kedua ujung bibir ke arah atas menjadikannya sebuah ekspresi untuk menunjukkan rasa suka atau bahagia. Tapi namanya manusia, yah, lagi sedih, marah atau sengsara aja bisa senyum. Bisa kelihatan, sih, mana senyum yang tulus dari dasar hati sama senyum basa-basi ala kadarnya. Senyum yang tulus biasanya alis terangkat, mata menyipit, dan gigi terlihat. Konon senyum itu bisa mengelabui otak kita dan mengeluarkan hormon endorfin (si hormon pembawa rasa bahagia).

Pernahkah kamu jatuh cinta karena sebuah senyuman, senyumnya yang membuat orang yang melihatnya ikut tersenyum juga, senyumnya begitu memesona hingga kamu tersadar kalau lagu Bruno Mars itu bukanlah sekadar gombalan murahan belaka?

And when you smile, the whole world stops and stares for a while…

Saat kamu jatuh cinta dengan si pemilik senyum seperti itu, kamu akan terus berusaha membahagiakan dia, supanya senyumnya tak pergi dari wajahnya.

Jadi, kalau kamu ingin berbahagia, banyak-banyaklah tersenyum. 🙂

Smile makes your face better and your world brighter.

Smile, a simple action that can lead to a huge reaction.

 
Leave a comment

Posted by on 11/18/2014 in Uncategorized