RSS

Dua Tombol Kebahagiaan

15 Jan

Sebuah pepatah Jepang mengatakan, setiap manusia memiliki dua tombol untuk bisa merasakan kebahagiaan. Tombol pertama adalah tombol kebahagiaan yang diciptakan oleh diri sendiri. Misalnya, mengerjakan hobi, makan makanan favorit, mendengarkan musik yang disuka, dan lain-lain.

Tombol kedua, kebahagiaan saat diakui dan dipuji orang lain, kita tak akan merasa bahagia tanpa adanya sanjungan dan pengakuan dari mereka. Tombol kedua ini bukan ditekan oleh kita sendiri, melainkan orang lain yang harus menekannya.

Tombol pertama berasal dari hal-hal yang sederhana, namun sangat menyenangkan bagi kita secara pribadi.
Sementara pengaruh tombol kedua sangatlah kuat, begitu kuatnya hingga tak bisa dikendalikan lagi. Dorongan dari orang lain sebagai pemicu kebahagiaan memiliki sifat adiktif, saat dorongan itu lenyap, akan muncul kegelisahan, ketidak puasan, sampai rasa percaya diri yang menghilang. Kita akan rela melakukan apa saja supaya orang lain mau menekan tombol kedua.

Pepatah ini relevan dengan yang terjadi sekarang ini di dunia media sosial yang kian beragam. Kita akan merasa bahagia saat foto instagram kita banyak yang memberi ❤, banyak yang me-retweet tweet kita, banyak yang ‘like’ postingan kita di facebook. Iya, kebahagiaan yang berasal dari orang lain memang menyenangkan. Untuk sesaat kita merasa superior, populer, dan rasa-rasa yang bikin false pride kita meningkat.
Gue, sebagai makhluk medsos yang tak sempurna dan penuh dosa, juga seneeeng banget kalo foto instagram gue banyak yang like atau twit gue banyak yang RT atau hasil kreasi gue di-repath temen atau postingan facebook gue banyak yang like atau banyak yang visit blog gue. Rasa diakui dan disetujui dan dikagumi sungguhlah menyenangkan! Siapakah yang paling diuntungkan atas penekanan tombol kedua? Tak lain tak bukan adalah ego kita.

Ada kisah lain dari tanah Amerika, yang merupakan legenda turun temurun dari suku Indian Cherokee. Kisah ini mungkin sudah sering dibaca, gapapa, sebagai pengingat saja.

One evening an old Cherokee told his grandson about a battle that goes on inside people.
He said, “My son, the battle is between two wolves inside us all.
“One is Evil – It is anger, envy, jealousy, sorrow, regret, greed, arrogance, self-pity, guilt, resentment, inferiority, lies, false pride, superiority, and ego.
“The other is Good – It is joy, peace, love, hope, serenity, humility, kindness, benevolence, empathy, generosity, truth, compassion and faith.”
The grandson thought about it for a minute and then asked his grandfather: “Which wolf wins?”
The old Cherokee simply replied, “The one you feed.”

Jadi teman, bijaksanalah dalam memberi makan jiwa kita, ya. 🙂

Postingan ini terinspirasi dari sebuah cerita di Q.E.D vol 46

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 01/15/2015 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: