RSS

Monthly Archives: August 2015

Surat Ke-94

Postingan ini akan menjadi pengingat saat ditimpa cobaan…

Suatu ketika, perasaan saya lagi berantakan seberantakan-berantakannya. Halah. Cliché words won’t affect me, jadi ya ga bisa dibilangin karena yang bisa save me is myself only. Tapi ga bisa memungkiri juga kalo ada masalah itu akan lebih ringan saat diceritakan ke orang-orang terdekat, walaupun mungkin mereka ga bisa kasih solusi.
Anyway, saat masih kalut, seorang teman dekat yang setahu saya tinggal di luar negeri tiba-tiba ada di hadapan saya. Surprise! Pengen rasanya cerita ke dia tentang beban yang ada di hati ini. Sebelum sempat saya cerita, dia malah cerita duluan. Well, tunangannya selingkuh. Serta merta saya merasa masalah yang saya alamin ga ada apa-apanya dibandingkan beban yang sedang dia alami. Saya malah lupa kalo perasaan saya lagi berantakan, kebawa simpati sama cerita dia. Yaiyalah kebawa simpati, saya tau hubungan mereka bahkan sebelum mereka belum saling kenal.
Ngeliat kondisi teman saya yang hatinya lagi hancur, saya malah bingung, kok bisa ya dia cerita gitu. Kalo saya pas lagi ancur-ancurnya mah boro-boro keluar kamar, yang ada baper sambil guling-gulingan di kasur. Ternyata dia lagi dalam proses move-on dengan mengikuti petuah seorang petinggi di pesantren ternama.
Petuahnya sederhana, baca dan resapi “Alam Nasyrah”. Saya tahu surat itu, hanya saya lupa bercerita tentang apa. Teman saya menunjukkan aplikasi Al-Quran pocket di hapenya, menunjukkan suratnya sekaligus terjemahannya.

Surat di atas menekankan bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan, bahkan sampai dua kali disebutkan di suratnya. Teman saya sadar, ada Rabb yang Maha Mengatur semuanya. Semua hal yang terjadi pada dia merupakan kuasa dari Alloh SWT, oleh karenanya ia pun harus berpegang hanya kepada Alloh SWT. Dan hasilnya terbukti, dirinya jauh lebih tenang dan ikhlas dalam menghadapi masalah yang menimpanya.

Sekarang giliran saya yang mencoba tips dari petinggi pesantren itu saat lagi patah hati atau ditimpa masalah. Biar bisa segera ikhlas dan let it go~ let it go~~

Kalian juga cobain, deh, kalo sedang ada masalah yang menimpa. Semoga postingan ini bisa jadi pencerahan dan reminder buat pembaca pada umumnya, dan saya pada khususnya. Aamiin.

Advertisements
 
7 Comments

Posted by on 08/12/2015 in Uncategorized

 

7 Soothing Ways To Get Over Your Heartbreaking Case Of Unrequited Love

Thought Catalog

Flickr / Andreas SchalkFlickr / Andreas Schalk

Unrequited love is almost always romanticized in pop culture. We’ve all seen it before, be it through Jay Gatsby’s gallant pursuit of golden girl Daisy Buchanan in The Great Gatsby, or through tumblr posts depicting angst-filled quotes written in Serif font. It’s portrayed as something beautiful, a testament to humanity’s capacity to remain hopeful in the face of adversity. But anyone who has ever experienced unrequited love firsthand would know that it is far from beautiful.

In fact, it’s the opposite. Unrequited love sucks. It is painful, it is suffocating, and it is downright sucky. There’s nothing pleasant about wanting someone who doesn’t want you back. Simple as that. If you are currently in the throes of la douler exquise — the heart-wrenching pain of wanting the affection of someone unattainable* — here’s how to get over it.
(*definition credits to tumblr)

1. Accept it.

View original post 754 more words

 
Leave a comment

Posted by on 08/09/2015 in Uncategorized