RSS

Kisah Jumat Ini

18 Sep

Kurang lebih enam bulan terakhir ini, ada pemandangan baru di masjid tempat saya biasa salat Jumat. Di teras masjid, ada bapak-bapak berkursi roda, berbaju koko, bersarung putih, dan sajadah di lengan kursi rodanya. Pandangannya kosong, “pasti terserang stroke,” ujar saya ke teman kantor yang juga salat Jumat di sini.
Setiap melihatnya, saya kagum dengannya, juga keluarganya. Di saat banyak yang malas pergi salat Jumat di masjid, Bapak ini tetap ingin menjalankan ibadah wajib, dibantu oleh anak lelakinya yang setiap Jumat mendorong sang Bapak dari rumah menuju masjid.
Jumat ini, saat saya menuju masjid tadi, Bapak yang saya belum tahu namanya itu tidak tampak di teras masjid. “Mungkin si Bapak sudah tidak kuat lagi untuk salat Jumat di masjid,” pikir saya.
Ternyata saya salah, seusai salat Jumat, Bapak tersebut datang ditemani anaknya.
Si Bapak tidak terduduk lagi di kursi roda, melainkan terbaring di dalam keranda.
Dan untuk pertama kalinya, saya tahu nama si Bapak saat Imam masjid memberi sambutan sebelum melaksanakan salat jenazah.

Selamat jalan, Bapak Untung Suryaman, semoga Bapak mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Ta’ala. Sampai bertemu lagi di kehidupan berikutnya. – at Kantor kejaksaan cirebon

See on Path

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on 09/18/2015 in Uncategorized

 

One response to “Kisah Jumat Ini

  1. ayadeflorian

    11/04/2015 at 21:34

    😦

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: